Hak Adat Diabaikan, AMAN Tolak REDD

10 March 2011

By Ignatius Indro, Reporter Green Radio

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menolak pelaksanaan Program Pengurangan Emisi dari Kerusakan dan Penggundulan hutan (Reducing Emissions from Deforestation and Degradation, REDD) bila tidak ada pengakuan terhadap hak-hak masyarakat adat.

Sekertaris Jendral AMAN, Abdon Nababan mengatakan, hingga saat ini belum ada undang-undang yang mengatur tentang perlindungan masyarakat adat sehingga REDD tidak mungkin dilaksanakan di Indonesia. Padahal, perlindungan  hak-hak sipil telah diatur dalam pertemuan perubahan iklim international seperti di Cancun, Mexico tahun lalu.

”Dengan tidak adanya undang-undang yang melindungi masyarakat adat, maka konflik akan terjadi seperti yang terjadi di proyek percontohan REDD di Jambi atau Kalimantan Tengah” ujarnya.

Abdon juga menolak perluasan wilayah konservasi sebelum adanya pengakuan terhadap hak-hak masyarakat adat terhadap lahan. “Pada kenyataannya, perluasan daerah konservasi  juga membuat masyarakat adat dianggap seperti seorang kriminal dengan tuduhan perambahan hutan.”

Link: http://www.greenradio.fm/index.php?option=com_content&view=article&id=5159:hak-adat-diabaikan-aman-tolak-redd-&catid=1:latest-news&Itemid=338

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s