Belum Ada Inpres, Kemenhut Modal Nekat Terapkan Jeda Tebang

Sumber : Media Indonesia

26 April  2011

Oleh : Fidel Ali Permana

Moratorium hutan yang sedianya disepakati pemerintah Indonesia bersama pemerintah Norwegia belum memiliki kepastian hukum. Pasalnya, instruksi presiden (inpres) yang dijadikan payung hukum jeda tebang dalam moratorium tersebut hingga kini belum ada. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengaku hanya bermodal nekat menerapkan jeda tebang.

“Inpres itu perlunya untuk menteri, tapi saya katakan jalan saja meski belum ada dasar hukumnya, kita saja yang nekat,” kata Zulkifli usai acara dialog bersama pemimpin redaksi media massa di Wisma Antara, Selasa (26/4).

Inpres tersebut merupakan dasar hukum yang diperlukan agar moratorium untuk menghentikan penebangan di hutan alam primer dan gambut dengan tidak memberikan izin baru seperti yang direncanakan dalam Letter of Intent (LoI) antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Norwegia.

Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Amanat Nasional ini menjelaskan inpres yang sedianya sudah ada pada April ini masih dikaji Menteri Sekretaris Kabinet. Sambil menunggu inpres, Zulkifli mengaku tidak takut jika nantinya keputusan tersebut menuai masalah di kemudian hari.

“Saya bilang ke jajaran saya, tenang saja. Kalau ada yang mau nuntut, silakan ke saya, saya tidak takut,” ucapnya.

Seperti diketahui, pemerintah Norwegia menjanjikan akan memberikan kompensasi US$1 miliar untuk pemerintah Indonesia agar menghentikan penebangan di hutan alam primer dan lahan gambut. Namun, hingga kini belum ada kepastian kompensasi tersebut akan diberikan oleh Norwegia.

“Itu (moratorium) kan yang membuat kita, tidak diatur-atur oleh LoI Norwegia. Jadi tidak berdiri sendiri, itu bagian dari aksi nasional kita yang dicanangkan dalam Bappenas,” sebutnya.

Karena itu, Zulkifli menegaskan dirinya sudah melakukan pembatasan tebang di hutan alam primer bahkan sebelum LoI tersebut diteken pada Mei 2010. Pada awal 2010 dirinya menyatakan sudah tidak memberikan izin baru konversi hutan alam primer dan gambut. “Kita sejak awal sudah tidak beri izin, itu sudah jadi komitemen kita untuk menata hutan dan lingkungan kita,” tutupnya. (FD/OL-11)

Link : http://www.mediaindonesia.com/read/2011/04/26/220999/89/14/Belum-Ada-Inpres-Kemenhut-Modal-Nekat-Terapkan-Jeda-Tebang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s