Presiden Akan Teken Perpres Moratorium Mei

Source : Analisa Daily
06 Mei 2011

Sekretaris Kabinet, Dipo Alam, menyatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berencana meneken Perpres Moratorium Hutan sebagai implementasi LoI RI-Norwegia (Kesepakatan Oslo) Mei ini juga.

“Perpres akan segera ditandatangani Presiden, ya setelah KTT ASEAN,” kata Dipo usai hadir meresmikan pemindahan pohon African Baobab di halaman Perpustakaan UI, Jumat (6/5).

Namun dia menolak menyebut tanggal dan waktu tepatnya moratorium penggunaan hutan alam primer dan lahan gambut ditandatangani serta poin-poin perpres yang selama ini berbeda redaksional antara usulan Kemenhut dan Satgas UN REDD.

“Untuk detilnya tanya Menhut, semua sudah sama soal luasan hutan, mekanisme REDD Plus, tinggal tandatangan,” kata Dipo.

Di tempat yang sama, Menteri Kehutanan (Menhut), Zulkifli Hasan, mengatakan ditekennya Perpres Jeda Tebang Hutan Alam Primer dan Gambut itu akan memberikan kepastian hukum pelaksanaan Kesepakatan Oslo.

Kementerian Kehutanan (Kemenhut), kata dia, menjadi pihak yang intensif mempersiapkan Perpres sesuai peruntukan sektor kehutanan.

Dia mengakui persiapan dilakukan sejak September meski kesepakatan (LoI) baru efektif 1 Januari 2011 dan berlaku dua tahun kedepan.

“Mei ini memang ditandatangani. Meski tak ada Perpres, Kemenhut sudah stop izin baru apapun di hutan alam primer,” kata Menhut.

Dia mengakui dalam perpres disepakati hutan primer seluas 45-50 juta hektare dan kawasan gambut 12 juta hektare tak boleh diotak-atik.

“Luasan itu sudah juga disepakati Satgas UN REDD dan perpres mempermudah pelaksanaannya di daerah.”

Menhut menambahkan meski Kesepakatan LoI ini dilaksanakan, hal itu tidak akan menghambat upaya pemerintah menggenjot pembangunan HTI sebagai bagian dari koridor ekonomi dan upaya pemenuhan kebutuhan pangan nasional.

“Untuk HTI jalan terus, masih ada 30 juta hektar kawasan hutan yang tak berhutan, 12 juta lahan terlantar. Pokoknya pengembangan tebu dan untuk ketahanan pangan lainnya tetap terjamin,” kata menteri.

Ditekennya Perpres tersebut, kata menhut, juga diikuti kesiapan lembaga keuangan atau pembiayaan yang akan mengeksekusi dana hibah sebesar 1 miliar dolar AS dari Norwegia.

Selain lembaga pembiayaan ada juga lembaga MRV (monitoring, reporting, dan valuating) yang mengukur upaya penurunan emisi dan pengelolaan hutan lestari diseluruh wilayah. (Ant)

Link : http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=94866:presiden-akan-teken-perpres-moratorium-mei&catid=26:nasional&Itemid=44

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s