Pemerintah Bohong Soal Luasan Hutan Dalam Moratorium

Sumber : Primair Onlline
08 Juni 2011
Oleh Bowo Santoso

Pemerintah dinilai telah melakukan kebohongan dalam hal luasan kawasan hutan yang masuk dalam kebijakan moratorium izin penggunaan kawasan hutan atau jeda tebang selama dua tahun.

Berdasarkan penelitian Greenpeace, luasan lahan hutan yang masuk dalam kebijakan moratorium tidak mencapai 64 juta hektare (ha) sebagaimana yang diklaim pemerintah selama ini.

Juru kampanye hutan Greenpeace Asia Tenggara-Indonesia Bustar Maitar menjelaskan, berdasarkan peta indikatif yang diluncurkan pemerintah, luas kawasan hutan yang dimoratorium hanya 45,5 juta ha.

Dari jumlah tersebut, sekitar 14 juta ha sebenarnya sudah dilindungi karena itu merupakan kawasan hutan konservasi.

“Namanya juga kawasan konservasi, sudah selayaknya dilindungi tanpa harus moratorium,” kata Bustar, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (8/6).

Luasan kawasan hutan yang benar-benar masuk dalam cakupan moratorium, kata Bustar, hanya 31 juta ha. Berdasarkan data Greenpeace, luas hutan alam Indonesia adalah 95 juta ha dengan rincian 45 juta ha hutan primer dan 50 juta ha hutan sekunder.

Sedangkan, kata Bustar, lahan gambut seluas 21,5 juta ha. “Ini yang seharusnya kita lindungi,” tegas dia.

Link : http://www.primaironline.com/berita/ekonomi/125586-pemerintah-bohong-soal-luasan-hutan-dalam-moratorium

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s