AS-Indonesia Bentuk Enam Kelompok Kerja

Sumber : VIVA News – 24 Juli 2011
Oleh Bobby Andalan

Indonesia dan Amerika Serikat baru saja menyelesaikan pertemuan bilateral kedua negara. Pertemuan yang diwakili Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton dan Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa itu menghasilkan enam kesepakatan.

Kesepakatan tersebut diteruskan dengan pembentukan kelompok kerja untuk masing-masing bidang. Kelompok kerja itu di antaranya adalah:

1. Kelompok kerja tentang demokrasi dan masyarakat sipil.

Kelompok kerja ini dibentuk sebagai hasil dari inisiatif bilateral mengenai kerjasama penguatan keterlibatan masyarakat sipil, peningkatan kapasitas pendidikan kewarganegaraan, dan dialog bilateral di masa mendatang. AS – Indonesia sepakat untuk bekerja sama dalam demokrasi dan hak asasi manusia sesuai inisiatif internasional, termasuk Dewan HAM PBB. Kerja sama dalam demokrasi juga akan dilakukan melalui program bilateral.

2. Kelompok kerja tentang pendidikan.

Kelompok kerja ini dibentuk untuk melaporkan kemajuan yang signifikan dan inisiatif baru di bawah kemitraan pendidikan lima tahun yang lebih tinggi. Dukungan kedua negara juga dilakukan untuk peningkatan pertukaran mahasiswa dan sarjana.

Hal ini diarahkan sebagai upaya pengembangan untuk memperkuat kapasitas pendidikan, khususnya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Kesepakatan juga dijalin untuk meningkatkan pendidikan dan kualitas guru.

3. Kelompok kerja untuk perubahan iklim dan lingkungan hidup.

AS dan Indonesia memandang kepemilikan tanah sebagai langkah maju yang besar bagi masyarakat hutan dan mengakui pentingnya sistem pemetaan hutan yang akurat.

Kelompok kerja juga akan mengidentifikasi tantangan utama dan rencana aksi untuk mengurangi emisi dari deforestasi dan degradasi hutan-plus sesuai program REDD+. Kemudian sepakat untuk memperkuat perubahan iklim pengukuran, pelaporan dan sistem verifikasi, juga memajukan pembentukan pusat perubahan iklim dan melindungi keanekaragaman hayati, termasuk habitat yang penting bagi kelangsungan hidup Orangutan dan Harimau.

Kedua negara juga sepakat memerangi penebangan liar; dan mempromosikan pengelolaan hutan dan ekosistem laut.

4. Kelompok kerja perdagangan dan investasi.

Kedua negara sepakat untuk membentuk kelompok kerja ini lantaran investasi keduanya saling membutuhkan. Angka perdagangan bilateral mencapai US$23,4 miliar pada tahun 2010 dan melonjak tajam jika dibandingkan pada tahun 2009 yang hanya sebesar US$ 18,0 miliar.

Indonesia melaporkan bahwa negara-negara besar menjadi sumber terbesar ketiga di bidang investasi untuk Indonesia.

5. Kelompok kerja bidang keamanan.

Ini ditujukan untuk meningkatkan kerjasama hubungan militer kedua belah negara. Antara lain, pengamanan wilayah maritim, kejahatan trans-nasional, kontra terorisme, bantuan kemanusiaan/bencana, perdamaian, dan peningkatan profesionalisme dan reformasi sektor pertahanan.

6. Kelompok kerja energi.

Kelompok kerja ini dibentuk untuk mengidentifikasi isu-isu kebijakan krusial untuk meningkatkan iklim investasi di Indonesia di sektor energi.

Link : http://dunia.vivanews.com/news/read/235496-as-indonesia-bentuk-enam-kelompok-kerja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s