Menhut: Moratorium Hutan tak Matikan Dunia Usaha

Sumber : Republika – 26 September 2011

Pemerintah telah memberlakukan moratorium hutan alam primer dan lahan gambut seluas 72 juta hektare (ha) selama dua tahun. Meski demikian, tak berarti pemerintah tak mempunyai alokasi lahan untuk pemanfaatan lain, seperti untuk pertanian dan perkebunan yang mendukung cadangan pangan.

“Kita menyediakan 35,4 juta ha yang bebas dimanfaatkan,” kata Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan kepada Republika, Selasa (27/9). Moratorium hutan selama dua tahun, lanjut Menhut, tak bertujuan untuk mematikan dunia usaha.

Pemerintah, lanjutnya hanya ingin memertahankan konsistensi pemerintah Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca 26 persen pada 2020. Dalam kesepakatan kerjasama Indonesia – Norwegia yang juga tertuang dalam konsep REDD plus, pemerintah hanya melarang izin baru di kawasan hutan alam primer dan lahan gambut.

Saat ini, lokasi proyek percontohan REDD Plus terdapat di Kalimantan Tengah. Namun, Kementerian Kehutanan mendata ada sembilan provinsi lainnya yang berpotensi. Diantaranya Aceh, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua, dan Papua Barat. Sembilan provinsi tersebut memiliki cadangan karbon terbesar di Indonesia.

Redaktur: Johar Arif
Reporter: Mutia Ramadhani

Link : http://www.republika.co.id/berita/nasional/lingkungan/11/09/27/ls6tth-menhut-moratorium-hutan-tak-matikan-dunia-usaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s