Penipisan Ozon Dunia Akan Dibahas di Bali

Sumber: Berita Lingkungan, 15 November 2011
JAKARTA

Isu penipisan lapisan ozon telah menjadi masalah global sejak dikemukakannya hasil penelitian para ahli terkait adanya penggunaan bahan kimia yang dapat merusak ozon di lapisan Stratosfer. Kerjasama global untuk perlindungan lapisan ozon dimulai dengan negosiasi yang menghasilkan Konvensi Wina tentang upaya melindungi lapisan ozon yang lahir pada tahun 1985 dan diikuti dengan Protokol Montreal pada tahun 1987 mengenai langkah-langkah penghapusan bahan-bahan yang dapat merusak lapisan ozon.

Lapisan Ozon adalah lapisan yang menyusun atmosphere bumi yang terdiri dari Ozon atau O3. Lapisan ini mampu menyerap 93 – 99% dari utraviolet dari matahari yang dapat merusak sel sel makhluk hidup. Ancaman yang diketahui terhadap keseimbangan ozon adalah kloroflorokarbon (CFC) buatan manusia yang meningkatkan kadar penipisan ozon menyebabkan kemerosotan berangsur-angsur dalam tingkat ozon global. CFC digunakan oleh masyarakat modern dengan cara yang tidak terkira banyaknya, dalam kulkas, bahan dorong dalam penyembur, pembuatan busa dan bahan pelarut terutama bagi kilang-kilang elektronik

Protokol Montreal merupakan salah satu perjanjian internasional dibidang lingkungan yang paling berhasil pelaksanaannya yang dapat memberikan contoh bagaimana kerjasama antara negara maju dan negara berkembang, serta antara pemerintah dan industri untuk melindungi lingkungan. Selain sudah diratifikasi oleh seluruh negara, implementasi Protokol Montreal telah menunjukkan penghapusan dan penurunan produksi dan konsumsi Bahan Perusak Ozon (BPO) yang terukur sesuai jadwal yang disepakati. Pertemuan negara-negara Pihak Konvensi Wina dan Protokol Montreal dilaksanakan secara terjadwal 3 tahun sekali dalam Conference of the Parties (COP) dan Meeting of the Parties (MOP) untuk pelaksanaan Protokol Montreal yang diselenggarakan setiap tahun.

“Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Joint 9th Conference of the Parties (COP) to Vienna Convention for the Protection of Ozone Layer dan 23rd Meeting of the Parties (MOP) to the Montreal Protocol on Substances that Deplete the Ozone Layer, yang akan dilaksanakan pada tanggal 21-25 Nopember 2011 di Nusa Dua Convention Center, Bali,”kata Ir. Arief Yuwono, MA, Deputi Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim, Kementerian Lingkungan Hidup kepada Beritalingkungan.com. Sidang COP/MOP direncanakan dihadiri sekitar 800 orang yang mewakili 196 negara Pihak, organisasi internasional dan pihak terkait lainnya.

Selain pertemuan tersebut, sidang Executive Committee ke-65 juga tengah diselenggarakan di Bali dari tanggal 13-17 Nopember 2011, yang merupakan pertemuan rutin dibawah mekanisme Multilateral Fund yang menyediakan bantuan teknis dan pendanaan kepada negara berkembang agar dapat memenuhi komitmen penaatan terhadap Protokol Montreal. Masih dalam kerangka Protokol Montreal, 47th Meeting of the Implementation Committee under the Non-Compliance Procedure juga akan dilaksanakan pada tanggal 18-19 Nopember 2011, di Bali. (Marwan Azis).

Link: http://www.beritalingkungan.com/berita/2011-11/penipisan-ozon-dunia-akan-dibahas-di-bali/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s