Kaya dan Miskin Didefinisikan Ulang

Sumber : Kompas – 28 November 2011

Konferensi Perubahan Iklim PBB di Durban, Afrika Selatan, dibuka Senin (28/11) ini. Negara-negara maju menilai, pembedaan negara kaya dan miskin tak tepat lagi dijadikan dasar penentu kewajiban pengurangan emisi karbon dioksida. Negara dengan pertumbuhan ekonomi tinggi juga harus mengurangi emisinya.

Konferensi dua minggu itu diisi negosiasi dan diakhiri pertemuan tingkat tinggi yang dihadiri menteri dari sedikitnya 100 negara. Pertemuan Para Pihak Ke-17 (COP-17)/Pertemuan Para Pihak untuk Protokol Kyoto Ke-7 (CMP-7) Kerangka Kerja Konvensi PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCCC) ini fokus pada masalah Protokol Kyoto, diteruskan atau tidak setelah periode pertama berakhir tahun 2012.

Protokol itu mewajibkan 37 negara maju menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) rata-rata 5 persen di bawah emisi GRK tahun 1990. Amerika Serikat sebagai pengemisi terbesar per kapita hingga kini belum meratifikasi Protokol Kyoto. AS hanya mau jika China juga meratifikasi protokol.

Emisi total China kini nomor tiga dunia. Namun, dengan penduduk 1,3 miliar orang, emisi per kapitanya kecil. ”Protokol Kyoto itu batu penjuru. Komitmen periode kedua prioritas utama Durban,” kata Jorge Arguello dari Argentina, ketua negara-negara berkembang dalam kelompok G-77+China, Jumat lalu.

Jepang, Kanada, dan Rusia menolak tanda tangan periode kedua Protokol Kyoto. Rusia meminta pengujian kembali dan perubahan berkala untuk penetapan sebagai negara kaya dan miskin. ”Perlu didiskusikan lagi apakah bisa meneruskan pemikiran tradisional tentang negara Utara-Selatan. Utara harus berkomitmen, sementara Selatan sukarela,” ujar Komisioner Perubahan Iklim Eropa Connie Hedegaard. Pembagian negara kaya-miskin dilakukan pada konvensi iklim pertama tahun 1992.

Sekretaris Eksekutif UNFCCC Christiana Figueres mengatakan, jika tak ada kesepakatan melanjutkan rezim Protokol Kyoto, harus ada pengaturan sementara agar negosiasi tak terhenti. ”Pengaturan seperti apa? Belum tahu. Sesuai peraturan yang mana? Belum tahu. Berapa lama? Belum tahu,” ujarnya. (AP/ISW)

Link : http://nasional.kompas.com/read/2011/11/28/0402050/kaya.dan.miskin.didefinisikan.ulang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s