“Paket Istimewa” yang diharapkan WWF dari Durban

Sumber : WWF – 02 Desember 2011

COP 17 di Durban akan menjadi titik balik proses negosiasi PBB untuk perubahan iklim. Para pemimpin dunia dapat meneruskan capaian yang telah dihasilkan pada COP 16 di Cancun, atau memilih untuk mementingkan kepentingan nasional jangka pendek masing-masing yang akan menyebabkan kenaikan suhu rata-rata dunia menjadi 3 – 4°Celsius. Jalan yang dipilih oleh para pemimpin kita akan menjadi sangat penting, dan mereka perlu diingatkan bahwa keputusan ini akan dibuat di tanah Afrika, salah satu benua yang rentan terhadap dampak perubahan iklim.

Durban adalah kesempatan terakhir untuk memberi kepastian bagi masa depan rejim perubahan iklim. Komitmen periode pertama Protokol Kyoto akan berakhir pada tahun 2012. Saat ini, penduduk dunia sedang menunggu kejelasan komitmen periode kedua yang dapat menyelamatkan bumi dan manusia.

Namun, jika negosiasi berlanjut sebagaimana telah terjadi di negosiasi-negosiasi awal maka COP 17 ditakdirkan untuk gagal. Sejauh ini, para pihak belum menggunakan momentum positif dari hasil negosiasi di Cancun untuk menghasilkan target yang lebih ambisius, atau bahkan menindaklanjuti kesepakatan-kesepakatan dasar yang telah dihasilkan. Bahkan, mereka belum menghasilkan dasar-dasar negosiasi yang akan menghasilkan kesepakatan yang adil, seimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan di Durban.

Salah satu isu utama di Durban adalah masa depan dari Protokol Kyoto – satu-satunya komitmen internasional yang mengikat untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang periode pertama komitmennya akan berakhir tahun 2012.

Uni Eropa telah menawarkan untuk melanjutkan komitmen ini jika negara maju yang lain bersedia bergabung. Sangat disayangkan, negara-negara maju seperti Jepang, Rusia, dan Kanada menolak mendukung komitmen Uni Eropa, kecuali jika negara-negara berkembang bersedia untuk ikut.

Dari sisi negara berkembang, mereka sepakat bahwa keberlanjutan Protokol Kyoto adalah dasar bagi kesepakatan yang bersifat seimbang (Balanced Package). Jika negara berkembang tidak menunjukkan kesiapan untuk mengambil komitmen yang mengikat secara hukum, maka akan sangat sulit untuk mencapai solusi terhadap persoalan perubahan iklim.

Jalan buntu ini mengancam kesepakatan dari berbagai macam isu lain yang saat ini tengah menunggu keputusan pada pelaksanaan COP 17.

Isu kedua yang terbesar adalah pembiayaan jangka panjang untuk mengurangi emisi, serta mendanai adaptasi dampak perubahan iklim. Hal ini mencakup kesepakatan terhadap pengelolaan Green Climate Fund, juga sumber pembiayaan untuk memenuhi komitmen US$ 100 milyar yang telah disepakati oleh Negara-negara maju di Kopenhagen. Sebuah kesepakatan tentang Komite Transisi (Transitional Committee) yang diberi tugas untuk mengatur Green Climate Fund mengalami kebuntuan karena adanya keberatan yang diajukan oleh dua negara. Akibatnya, setiap negara yang menghadiri Konferensi Durban dapat membuka kembali negosiasi terhadap teks dan mengurai kompromi-kompromi seimbang yang telah dicapai oleh Komite Transisi.

WWF mengkhawatirkan potensi kegagalan negosiasi di Durban – tidak untuk menimbulkan kegelisahan akan tetapi untuk mengingatkan para pemimpin dunia bahwa pendekatan yang saat ini mereka gunakan berpotensi untuk menggagalkan kesepakatan minimal yang dapat diterima di Durban. Kegagalan pada tahap ini adalah sebuah pilihan yang tidak layak. WWF juga mendesak Afrika Selatan sebagai Presiden COP untuk menunjukkan kepemimpinan dan mempersiapkan proses yang akan mempermudah dihasilkannya sebuah kesepakatan.

WWF berharap bahwa COP 17 akan menghasilkan 2 tujuan besar yaitu:
* Memastikan dioperasionalisasikannya Kesepakatan Cancun
* Meningkatkan ambisi dan memberikan landasan dasar bagi kesepakatan yang mengikat secara hukum dimasa yang akan datang

Link : http://www.wwf.or.id/?23682/Paket–Istimewa-yang-diharapkan-WWF-dari-Durban

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s